UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TEH KOMBUCHA DAUN COKLAT (Theobroma cacao. L) BERDASARKAN LAMA FERMENTASI

Vina Hidayana, Ariya Eka Kusuma

Sari


Telah dilakukan penelitian tentangĀ  aktivitas antioksidan teh kombucha daun coklat ( Theobroma cacao. L) berdasarkan lama fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah aktivitas antioksidan yang terdapat di dalam kombucha teh daun coklat mengalami peningkatan atau penurunan.Metoda yang digunakan dalam pembuatan teh adalah dengan metoda teh hijau. Lama fermentasi 14 hari dengan 2x pengamatan, yaitu pada hari ke-7 dan pada hari ke-14. Untuk uji antioksidan dilakukan dengan perendaman radikal bebas menggunakan DPPH.Dari hasil pengujian antioksidan diperoleh hasil, bahwa fermentasi pada hari ke-14 menunjukkan persentase inhibisi paling tinggi yaitu 87,745%.


Kata Kunci


antioksidan, kombucha, daun coklat, fermentasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Depkes, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Depkes, 2000, Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Departemen Kesehatan RI, Jakarta

Ajisaka, 2012. Teh Dasyat Khasiatnya, Stomata, Surabaya.

Djamal, R., 2010, Kimia Bahan Alam Prinsip-Prinsip Dasar Isolasi dan Identifikasi, Penerbit Universitas Baiturrahmah, Padang.

Hartanto, H., 2012, Identifikasi Potensi Antioksidan Minuman Coklat dari Kakao Lindak (Theobroma cacao. L) dengan Berbagai Cara Preparasi: Metode Radikal Bebas DPPH, Skripsi Fakultas Teknologi Pertanian, Surabaya.

Kumalaningsih, 2006. Antioksidan Alami Penangkal Radikal Bebas Sumber, Manfaat, Cara Penyediaan dan Pengolahan. Trubus Agrisarana : Surabaya.

Kusnadi. 2001. Kultur Campuran dan Faktor Lingkungan Mikroorganisme yang Berperan dalam Fermentasi Teh Cider Bidang khusus mikrobiologi, Program studi biologi, Program Pasc Sarjana, ITB. Bandung.

Molyneux, P., 2004, The use of the stable free radical diphenylpicrylhydrazyl (DPPH) for estimating antioxidant activity, Songklanakarin Journal Science. Technology Volume 26 Nomor 2 : 211- 219.

Naland, H. 2008. Kombucha Teh Ajaib Pencegah dan Penyembuh Aneka Penyakit. Agromedia Pustaka : Jakarta.

Olivia, F dan Tim Redvitahealth.2005. Seluk Beluk Food Supplement.Gramedia : Jakarta.

Osman, H.,R. Nasarudin & S.L. Lee, 2003, Extracts of cocoa (Theobroma cacao.L) leaves and their antioxidation potential, Journal Food Chemistry 86 : 41- 46.

Pratama, B.Y., Y Alen & A. Bakhtiar, 2013, Uji Antioksidan dan Penelitian Olganoleptik Empat Varietas The Daun Gambir (Uncaria gambir [Hunter] Roxb), Proseding Paper, Semnas, TOI.XLIV, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas Padang

Rastuti, U., Purwati, 2012, Uji aktivitas antioksidan ekstrak daun kalba (Albizia falcataria) dengan metode DPPH (1,1-Difenil-2-pikrilhidrazil) dan identifikasi senyawa metabolit sekundernya, Molekul, Volume 7. Nomor 1 : 33-42.

Sari, N., 2014. Perbandingan Aktivitas Antioksidan Kombucha Teh hijau (Camelia sinensis) dengan Teh Daun Mangga (Mangifera indica) Dipengaruhi Lama Fermentasi, Program Studi Pendidikan Biologi, Skripsi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

Setymidjaja, D., 2000, Teh Budi Daya dan Pengolahan Pasca Panen, Kanisius, Yogyakarta.

Soraya, N., 2007, Sehat dan Cantik Berkat Teh Hijau. Penebar Swadaya : Jakarta.

Suparni & A. Wulandari, 2012, Herbal Nusantara 1001 Ramuan Tradisional Asli Indonesia, Rapha Publishing, Yogyakarta

Suprijono, A., Putri, G.K. & Susanti, E., 2006.Pengaruh Fermentasi Kultur Kombucha terhadap Aktivitas Infus Daun Teh Hitam (Camellia sinensis O.K. var.assamica (mast)) dengan Metode DPPH, Media Farmasi Indonesia Vol 6 No 2.

Winarsi, H., 2007, Antioksidan Alami dan Radikal Bebas, Kanisius, Yogyakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.