PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens (Lour.) Merr) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL BURUNG PUYUH JANTAN HIPERKOLESTEROLEMIA DAN HISTOPATOLOGI PEMBULUH DARAH AORTA

Rahimatul Uthia, Widya Kardela, Sari Utami

Sari


Hiperkolesterolemia merupakan keadaan dimana tingginya kadar kolesterol di dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr) terhadap penurunan kadar kolesterol total dan histopatologi pembuluh darah aorta. Sediaan diberikan secara oral selama 28 hari dengan dosis 50 mg/kgBB, 150 mg/kgBB, dan 300 mg/kgBB. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan pada kadar kolesterol total dan dapat mepengaruhi gambaran histopatologis pembuluh darah aorta yaitu luas lumen pembuluh darah aorta dan skor kerusakan pembuluh darah secara signifikan (P<0,05) yang berarti pemberian ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr) dapat menurunkan kadar kolesterol total dan memperbaiki luas lumen serta menurunkan skor kerusakan pada pembuluh darah. Sedangkan faktor lama pemberian tidak memperlihatkan pengaruh signifikan terhadap rasio berat organ jantung, dan hati (p>0,05), tetapi memperlihatkan pengaruh signifikan terhadap rasio berat organ ginjal (p<0,05).


Kata Kunci


Daun sambung nyawa, hiperkolesterolemia,histopatologi.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anies. (2015). Kolesterol & penyakit jantung koroner. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.

Corwin, E. J. (2000). Buku saku patofisiologi. Penerjemah: Endah, P. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Dalimartha, S. (2006). Atlas tumbuhan obat jilid 4. Jakarta: Puspa Swara.

Harrison. (2000). Prinsip-prinsip ilmu penyakit dalam. (Edisi 13). Penerjemah: A. H. Asdie. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC

Jones, D. S. (2008). Statistik farmasi. Penerjemah: H. U. Ramadaniati dan H. Rivai. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Junqueira, L.C., Corneiro, J., Kelley, R.O. (1997). Buku ajar histologi. (Edisi 8). Penerjemah: J.Tambayong. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Farmakope Herbal Indonesia. (Edisi 1). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Nijveldt, R. J., Nood, E. V., Hoorn, D. E. V., Boelens, P. G., Norren, K. V., Leeuwen, P. A. V. (2001). Flavonoids: a review of probable mechanisms of action and potential aplication. Am j clin nut, 74, 418-25.

.

Soedibyo, B. R. A. M. (1998). Alam sumber kesehatan manfaat dan kegunaan. Jakarta: Balai Pustaka.

Suhatri., Putra, D. Z., Elisma. (2014). Pengaruh pemberian ekstrak daun gaharu (Aquilaria malaccensis Lam.) terhadap aterosklerosis pada burung puyuh jantan (Cortunix-cortunix japonica).

Vogel, G. (2002). Drug discovery and evaluation pharmacological assays. Berlin Heidelberg: Springer-Verlag.

Widyaningrum, A. (2015). Pengaruh perasan daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr) terhadap kolesterol mencit dan pemanfaatanya sebagai karya ilmiah populer. (Skripsi). Jember: Universitas Jember


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.