Efek Analgetik Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Pada Mencit Putih Jantan

Erlina Rustam, Helmi Arifin

Sari


Telah dilakukan penelitian tentang efek analgetik dari ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum L.) pada mencit putih jantan dengan metoda plat panas. Penelitian ini menggunakan 5 kelmpok mencit putih jantan yang tiap kelompoknya terdiri dari 5 ekor, yaitu kontrol negative (vehiculum) dan pembanding (asammefenamat 65 mg/kgBB) masing-masing satu kelompok dan tiga kelompok lainnya perlakuan terhadap 3 tingkatan dosis ekstrak yang diberikan secara oral yaitu 200mg/kgBB, 400mg/kgBB dan 800mg/kgBB. Pengamatan dilakukan setiap setengah jam selama 3 jam. Induksi nyeri secara termik menggunakan plat panas. Parameter yang di amati berupa lamanya waktu (detik) yang diperlukan mencit untuk bertahan di atas plat panas mulai dari induksi sampai mencit melompat karena merasa panas. Analisa data dilakukan dengan ANOVA. Hasil penelitian menujukkan bahwa ketiga tingkatan dosis ekstrak yang diberikan mempunyai efek yang berbeda dengan kelompok kontrol negative. Semakin besar dosis ekstrak yang diberikan semakin besar pula efekanalgetik yang diberikan oleh sampel uji.


Kata Kunci


Daunkemangi(Ocimum sanctum L.); Analgetika; Plat panas

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Afin T, H. (2017). Daun Dahsyat Pencegah dan Penyembuh Penyakit. Yogyakarta: Penebar Swadya Grup.

Agus Djamhuri. 1995. “Sinopsis Farmakologi ’’ dengan Terapan Khusus di KIinik dan Perawatan . Jakarta : Hipokrates. Halaman 102.

Anonim. (1991). Penapisan Farmakologi Pengujian Fitokimia dan Pengujian Klinik, 49,Yayasan Pengembangan Obat Bahan Alami Pyitomedika.

Guyton dan Hall Buku Ajar Fisiologi Kedokteran , 12th Edition, terjemahan By John E. Hall, PhD; Edited by M Djauhari Widjajakusumah and Antonia Tanzil.

Joseph T. DiPiro, Gary C. Yee, L. Michael Posey, Stuart T. Haines, Thomas D. Nolin, Vicki, Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach, 11e, 2020

Joseph, B., & Nair, V. M. (2013). Ocimum sanctum. (Holy basil): Behind its Anti-Cancerous Effect. Journal of Pharmacognocy and Phytochemistry. 2 (1), 235-240.

Mardiana, L. (2012). Daun Ajaib Tumpas Penyakit. Jakarta: Penebar Swadaya Grup.

Mohan, N., Gulecha, V.S., Aurangbadkar, V.M., Balaraman, R., Austin, A. & Thirugananasampathan, S. (2009). Analgesic And Anti-Inflammatory Activity of a Polyherbal Formulation (PHF-AROGH). Oriental Pharmacy and Experimental Medicine, 9 (3), 232-237.

Morgan, GE, et al, (2006). Pain Managament dalam : Clinical Anesthesiology. New York : Mc. Graw-Hill Company USA;

Mutschler, E.,1986, Arieneimittelwirkungen, Edisi V , diterjemah kan oleh Mathhilda B., Widyanto dan Ranti, A.S.,Dinamika Obat, 177-180, ITB, Bandung.

Pandey, G., & Singht, M. (2010). Pharmacological Activities of Ocimum sanctum. International Journal of Pharmaceutical Sciensces Review and Research. 5 (1), 61-66.

Patil, A. B., & Jadhav, A. S. (2013). Flavonoid and antioxidants: A Review. International Journal of Pharmaceutical and Biological Sciensces Research and Devlopment. 1 (2), 7-20.

Putra, R. (2012). Khasiat Ajaib Kemangi. Yogyakarta: DIVA Press.

Sandhar, H. K., Kumar, B., Prasher, S., Tiwari, Salhan, M., & Sharma, P. (2011). A Review of Phytochemistry and Pharmacology of Flavonoid. International Journal Pharmaceutica Science. 1 (1), 25-41.

Simanjuntak K. (2012). Peran Antioksidan Flavonoid. Dalam Meningkatkan Kesehatan. Bina Widya.

Syafitri, A. S. (2014). Keamanan dan Khasiat Mutu Kemangi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Tjay, T.H., dan Rahardja,K. (2002). Obat-Obat Penting :Khasiat penggunaan dan Efek-Efek Sampingnya, Edisi V, Cetakan ke -2, 295-310. Jakarta: Depertemen Kesehatan Republik Indonesia.

Turner,R.A., 1965, Screening Method in Pharmacology, Vol 1, 160, Academic Press, New York.

Underwood, J.C.E. (2000). Patologi Umum dan Sistemik. (2th Ed). Penerjemah: Sarjadi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Vedi, M., Loganathan, B., Chandrasekar, G., Vinagayam, S., Verma, K., Rasool, M., & Sabina, E. P. (2013). Evaluation of Pharmacological Activities of Traditional Herba Drug Ocimum Sanctum in rats. International Journal of Research in Pharmaceutical Sciences. 4 (3), 411-414.

Vogel, H. G. (2002). Drug Discovery and Evaluation: Pharmacological Assays. New York: Springer-Verlage Berlin Heidelberg.




DOI: http://dx.doi.org/10.52689/higea.v12i1.262

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

https://montes.da.upm.es/

https://csdmm.da.upm.es/

slot gacor hari ini